Sempat termenung menatap embun
Diam membisu menyangga dagu
fikiran melayang menembus awan
menatap hampa dalam kabut kehidupan
kian lama kian merapuh
satu-satu mulai lemah
terpaut dalam masa senja
yang
tersisa hanya kenangan
tersenyum pahit dalam satu kenyataan.

Moon & Star
Bulan bila malam ini
engkau ada
Ajarkanlah aku
tentang keyakinan
Bintang jika engkau
saat ini sedang menemani sang rembulan
Tolong tunjukan padaku tentang arti kesabaran
Sebab bulan engkau telah yakin untuk
memancarkan sinarmu
Untuk menyinari malam walaupun tak
seterang matahari
Bintang ketulusanmu dalam menemani
sang rembulan
Mengartikan tentang kesabaranmu yang
tak pernah lelah tuk menemani
Sang rembulan.
Malam ini aku
bersenandung rindu,
Rindu yang telah
mempermainkan perasaanku
Rindu yang telah
menyiksa jiwaku
Tapi kutelah
leburkan semua rinduku
Menjadi keyakian
& kesabaran yang diajarkan bulan bintang
Terimakasih tuhan
tiada ciptaanmu yang tak bermanfaat bagi makhlukmu.
NAIF
Aku memang jalang
aku memang naif
aku tak terlalu kuat seperti karang
menggerogoti karang
aku pecundang yang berdiri diantara siluet penyesalan
ku tatap bayang-bayang hitam,
jiwaku telah mati, terampas ombak kelemahan
hidup sungguh kejam
iblis itu licik memang
membawaku dalam kenikmatan dosa
yang selamanya kan tersesali
dan menyeretku ke dalam dosa yang ku naifi
kutukilah aku dalam
kata kabutmu
yang pergi dan yang kembali.
.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar